CJC, Pangkalan Baru, Bangka Tengah – Maraknya praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) Bersubsidi dengan menggunakan Barcode milik orang lain di SPBU 24-331-162, Kampung Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa ( 3/3/2026 ) masih terus berlanjut.
Informasi yang berhasil dihimpun dari salah satu warga pengguna BBM setempat sebut saja Budi mengatakan, jika dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis Pertalite dan Solar Subsidi dengan menggunakan kartu Barcode milik orang lain oleh para pengerit di SPBU 24-331-162 Kampung Jeruk, hingga saat ini masih terus berjalan.
Sumber juga mengatakan jika bebasnya mengerit BBM di SPBU Kampung Jeruk itu tak lepas dari peluang yang diduga dengan sengaja diberikan oleh yang petugas SPBU kepada para pengerit dengan syarat timbal balik berupa setoran kepada petugas SPBU.
“ Kalau di SPBU sini pengerit masihlah Pak, yang bikin kami heran orang – orang yang ngerit itu masih bisa berulang – ulang mengisi BBM,” ucap Budi saat ia ikut mengantri.
“ Yang bikin lama kan selain memang banyak pengerit, saya lihat ada yang sudan mengisi BBM tiba – tiba dia langsung memotong mobil lainnya di depan dan mengisi BBM lagi jadi kami ni dak maju – maju,” katanya.
Senada dengan keluhan pengguna BBM lainnya yang bernama Irma, seorang wanita yang akan melakukan perjalanan ke daerah Toboali, mengatakan pelayanan SPBU di Kampung Jeruk terkesan lebih mementingkan para pengerit dibandingkan dengan penggunan BBM dari masyarakat umum.
“ Payah memang SPBU disini Pak, pelayanannya kepada pengguna BBM masyarakat umum, tidak maksimal, lebih mengistimewakan pengerit, karena mereka nyetor ke petugas SPBU,” ungkapnya.
Atas banyaknya keluhan dari warga masyarakat pengguna BBM non pengerit, media berupaya mengonfirmasi pihak SPBU yakni saudara Riyan yang diketahui selaku Humas pada SPBU 24-331-162, namun hingga berita ini tayang, pihaknya belum memberikan klarifikasi resmi kepada wartawan media citizen journalists Babel.
Sementara itu, permintaan konfirmasi ke pihak Direskrimsus Polda Babel dan pihak Pertamina perwakilan Bangka Belitung hingga saat ini sedang diupayakan. ( tim citizen )











Komentar