Citizen-Journalists, Jakarta – Mental juara berbicara di saat-saat krusial! Lewat drama pertarungan yang menguras emosi sepanjang 90 menit laga semifinal malam ini, Timnas Argentina sukses membalikkan kedudukan untuk mendepak Inggris dengan skor tipis 2-1. Sempat tertinggal terlebih dahulu, skuad Albiceleste mengamuk di babak kedua demi mengamankan tiket ke partai puncak Piala Dunia.
Inggris langsung menggebrak sejak peluit babak pertama berbunyi. Mengandalkan kecepatan sektor sayap, armada The Three Lions sukses mengejutkan barisan pertahanan Argentina yang tampak belum panas. Melalui sebuah skema serangan terukur, penyerang Inggris berhasil menyarangkan bola ke gawang Argentina, mengubah papan skor menjadi 1-0. Gol pembuka melalui Anthony Gordon seketika membungkam suporter Argentina dan membuat laga babak pertama sepenuhnya menjadi milik Inggris.
Babak Kedua: Amukan Tango Runtuhkan Tiga Singa
Memasuki paruh kedua, pelatih Argentina merombak strategi dan menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih agresif. Hasilnya instan. Gelombang serangan bergelombang dari lini tengah Argentina mulai mengoyak rapatnya barisan gerendel Inggris.
Gol penyeimbang yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, penyerang Argentina Fernandes memanfaatkan assist dar Messi melepaskan tembakan akurat yang mengoyak jala Inggris, mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1. Gol ini seketika membakar semangat juang anak-anak Buenos Aires di atas lapangan.
Inggris yang mencoba keluar dari tekanan justru kembali melakukan kelengahan fatal di lini belakang. Argentina memanfaatkan momentum tersebut dengan meluncurkan serangan balik cepat yang mematikan. Kembali sebuah assist dari Lionel Messi sepakan melengkung nan indah dimanfaatkan oleh Lotaro Martines dengan sundulan kepala gawang Inggris, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Argentina. Stadion pun meledak dalam gemuruh riuh para pendukung Tango.
Pertahanan Spartan Kunci Kemenangan
Di sisa waktu pertandingan, Inggris mengerahkan seluruh amunisi terbaiknya untuk menyamakan kedudukan. Namun, barisan pertahanan Argentina bermain sangat spartan bak tembok karang yang mustahil ditembus. Mereka mementahkan setiap umpan silang dan gempuran udara yang dilancarkan para pemain Inggris hingga wasit meniup peluit panjang akhir laga.
Dengan kemenangan comeback 2-1 ini, Argentina melenggang gagah ke partai final Piala Dunia 2026 untuk mempertahankan takhta mereka. Tangis air mata kembali menyelimuti kubu Inggris yang harus pulang dengan kepala tertunduk, sementara Argentina membuktikan bahwa mereka tahu betul caranya keluar dari tekanan besar!
(*)












Komentar