CJC, Pangkalpinang, Bangka Belitung – Warga masyarakat di seputaran Kota Pangkalpinang mengeluhkan lambatnya pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) 23-331-11 yang berlokasi di Wilayah Pangkal Balam dan menyebabkan antrian mobil pengguna BBM yang sangat panjang di badan jalan jurusan pelabuhan Pangkal Balam.
” Beginilah kondisinya di SPBU sini Pak, untuk mengisi BBM harus mengantri berjam – jam,” ucap salah satu pengguna BBM, Rabu ( 1/4/2026 )
Setelah melakukan penelusuran ke lokasi SPBU awak media menemukan penyebab lambatnya pelayanan yang dilakukan oleh petugas nosel. Sambil melayani pengisian ke pengguna BBM, petugas nosel mengatakan jika antrian panjang dan lambatnya pelayanan BBM disini disebabkkan kurangnya petugas nosel yang hanya berjumlah dua orang petugas.
” Kami tahu para pengguna BBM di SPBU ini banyak yang mengeluh atas lambatnya pelayanan kami, namun begitu kami sebagai karyawan petugas nosel di sini berupaya semaksimal mungkin untuk tetap melayaninya,” jawab salah satu petugas nosel saat dikonfirmasi oleh awak media.
” Sebaiknya Abang konfirmasi langsung saja ke pengurus SPBU supaya mendapat jawaban yang jelas,” sarannya.
Selanjutnya awak media berupaya menghubungi pihak manager SPBU yang bernama Ades, untuk meminta konfirmasi terkait kondisi petugas nosel yang hanya berjumlah 2 ( dua ) orang. Sementara jumlah nosel yang ada di SPBU tersebut berjumlah 4 mesin fuel Dispenser, namun hingga berita ini tayang pihak Manager SPBU 23 331.11 belum memberikan klarifikasi resmi terkait permasalahan yang dikeluhkan olah masyarakat pengguna BBM di Wilayah itu.
Para pengguna BBM berharap agar pihak SPBU segera melakukan perbaikan terhadap manajemen operasional dan ketenagakerjaan di intern perusahaan sehingga pelayanan terhadap masyarakat menjadi maksimal dan tidak merugikan masyarakat pengguna jalan akibat antrian panjang yang memakan badan jalan jurusan pelabuhan Pangkal Balam.( Team/Red )










Komentar