Warga Krenggan dan Tembelok Minta Kapolres Bangka Barat Beri Kelonggaran untukMenambang : Kami Mau Lebaran juga Pak

banner 468x60

CJC, Mentok, Bangka Barat – Di tengah kesibukan umat muslim  dalam menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan 1447 Hijriah,  kegiatan tambang yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat di Provinsi Bangka Belitung tetap beraktivitas seperti biasa. Tak terkecuali bagi masyarakat asal  Kampung Kerenggan dan Tembelok Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat yang selama ini menggantungkan mata pencahariannya dari tambang timah di Perairan Wilayah itu. Mereka tetap melakukan aktiviitasnya mengais dan mencari pasir timah untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, walaupun terkadang harus terhenti akibat razia yang dilakukan oleh pihak aparat setempat.

 

“ Penghasilan tambang sekarang dua tempat nambang itu sudah mulai kurang hasil, namun karena  makan untuk hidup kami masih bergantung pada hasil timah yang kita dapat dari hasil tambang di laut Krenggan dn Tembelok, ya kita mengais terus Pak walaupun penghasilan kami itu dalam sehari habis sehari buat makan dan biaya sekolah anak – anak kami, “ ucap salah satu warga dari Krenggan sebut saja Yuli, Selasa ( 24/2/2026)

READ :  Eksepsi Jekson Sihombing Ditolak, Wilson Lalengke: Hakimnya Masuk Angin

 

“ Kurang hasil Pak, ditambah lagi sering di razia oleh pihak aparat terutama dari Satpolair Polres Mentok,” sambungnya.

 

Senada juga disampaikan oleh Warga asal Kampung Tembelok, yang sangat berharap agar pihak Aparat Kepolisian Bangka Barat memberi kelonggaran untuk Warga. Mengingat tidak lama lagi Warga Masyarakat setempat akan merayakan hari lebaran Idhul Fitri.

 

“ Tolong lah Pak Kapolres, beri kami sedikit saja kelonggaran untuk bekerja di Laut Krenggan Tembelok supaya kami bisa berlebaran fitri bersama keluarag seperti warga – warga lainnya,” kata Adi saat ditemui media di lokasi penambangan pantai laut Tembelok.

READ :  Tata Kelola Birokrasi Amburadul dan Penanganan Bencana Lamban, Pergantian Sekda Aceh Tak Bisa Ditunda

 

Salah satu tokoh masyarakat setempat juga berharap kepada Kapolres Bangka Barat AKBP Aditya untuk memberikan waktu dan  kesempatan serta kelonggaran kepada warga masyarakat di dua kampung tersebut untuk tetap bisa bekerja seperti biasa, menambang di Laut Krenggan Tembelok, sehingga mereka juga bisa ikut merayakan Hari Raya Idhul Fitri 1447.

 

“ Pak Kapolres yang terhormat kami memohon kepada Bapak untuk memberikan kesempatan kepada warga Krenggan dan Tembelok untuk tetap bisa bekerja supaya mereka juga bisa merayakan lebaran bersama keluarga,” harapnya.

 

Warga masyarakat Kampung Krenggan dan Tembelok masih punya keyakinan jika orang nomor satu di Kepolisian Bangka Barat adalah Pemimpin yang bijak dan punya hati terhadap masyarakatnya yang saat sangat berharap supaya mereka bisa melakukan aktivisnya, bekerja di Wilayah Krengan dan Tembelok. Terkait hal ini, media akan  melakukan upaya  konfirmasi ke pihak Kapolres untuk menyampaikan semua aspirasi serta permintaan warga untuk bisa menambang di Wilayah Perairan Laut Krenggan dan Tembelok. ( HW ) 

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@rcitizen-journallsts.com. atau kontak redaksi 0852 3897 3861 Terima kasih.
READ :  Proyek Pengerukan Rp469 Juta di Lhok Pawoh Disorot, LSM Nilai Berulang Gagal dan Berpotensi Langgar Hukum

Komentar